Rabu, 21 Maret 2012

I think I'm Ugly

Namaku Nimas Ayu Putri Hapsari. Kalian bisa memanggilku Ayu. Aku adalah seseorang yang mungkin bisa dibilang tidak bisa melakukan apapun di dunia ini. Aku cuma bisa maen internet doang. Sekolah juga biasa. Aku nggak pernah belajar, makanya di sekolah nilaiku jelek terus. Ngerjain PR juga  nggak pernah. Paling juga di sekolah nanti nyalin punya temen. Aku nggak bisa naek sepeda motor. Sepeda sih bisa, tapi karna hampir  nggak pernah naek sepeda, jadi sekarang udah lupa. Beberapa kali nabrak. Hehe.. Aku waktu SD itu punya hal-hal yang nggak sadar aku lakuin. Yah namanya masih kecil. Kelas 4 SD aku mulai diejek ama temen-temen. Di jelek-jelekin. Pertama, ketika temen aku makan dan ada aku, temen aku membuang makanannya dan mual-mual. Aku rasa itu hanya palsu. Dia cuma pengen meluapkan rasa bencinya ke aku. Kedua, ketika aku kelas 5. Saat istirahat, teman-temanku yang menjelek-jelekan aku itu selalu melakukan hal yang sama. Untungnya aku masih punya teman yang baik padaku. Aku merasa
teman-temanku yang menjelek-jelekkan aku itu tidak menyukaiku dan melakukan hal seperti itu supaya aku merasakan rasa sakit. Memang benar, aku sakit banget. Aku ngerasa aku bukan manusia yang mempunyai paras cantik. Dan itu benar. Sampai aku nggak punya temen cowok. Paling cuma temen cewek, dan itu kecuali yang mengejek aku. Sampai akhirnya mereka yang mengatai aku itu di serbu oleh teman-temanku yang juga tidak menyukai mereka. Mereka menangis dalam waktu yang bersamaan. Aku hanya bisa diam. Ketika mereka mengganggap aku orang yang kotor, aku tidak pernah menangis. Sedangkan mereka yang sering mengatai aku, menangis saat itu. Mereka meminta maaf padaku. Lalu aku memaafkannya. Bagaimanapun juga aku merasa berteman lebih baik daripada aku tidak memaafkan dan malah menjadi musuh. Sekarang, mereka dan aku masih baik-baik saja. Saat aku SMP pun masih tetap sama. Teman cowok sekelasku juga suka menjelekkan aku ketika aku lewat. Bahkan tidak hanya sekelas. Kelas lain pun sama, para cowok yang sedang duduk-duduk di lantai dan aku lewat. Mereka menganggap aku ini orang yang benar-benar jelek. Aku tetap merasa PD ketika aku menghadapi mereka. Aku berjalan tanpa beban melewati mereka. Mungkin aku memang orang yang tidak bisa marah. Tapi memang itulah aku. Aku tidak pernah bisa marah pada teman. Tidak tega ketika teman mengalami kesulitan. Jika aku tidak membantu, mereka pasti juga akan menjauhi aku. Bukan karna itu aku tidak menolak, tapi juga karna aku tidak bisa melihat teman mengalami kesusahan. Rasa ketidakenakan itu juga selalu muncul jika aku menolaknya. Tapi aku tidak pernah menolak saat dimintai bantuan. Kalaupun akut tidak bisa, aku akan mengatakan yang sejujurnya. Saat SMA pun masih ada beberapa yang menganggap aku jelek. Dan itu pasti anak cowok. Dan masih sama, ketika aku lewat mereka membicarakan aku. Yah walaupun tidak sebanyak saat SMP sih. Malah teman sekelasku semuanya tidak ada yang seperti itu. Mereka menganggapku sama dengan semua orang yang ada di kelas. Mereka semua baik. Mereka tidak seperti teman-teman yang dulu. Aku sedih ketika nanti aku akan naik ke kelas 2. Aku harus mempersiapkan untuk berkenalan dengan teman-teman baru. Aku pasti akan berpisah dengan teman-temanku di kelas 1. Aku tidak ingin itu terjadi. Karena aku dan mereka sudah cocok banget.

Sekian dulu ya cerita aku yang nggak ada habisnya. Kapan-kapan aku bakal cerita lagi tentang yang lain. Maaf kalo cerita ini membosankan. Tapi inilah diriku. Selalu penuh dengan kesedihan dalam hidup.
Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JJ-PLEASE LEAVE A COMMENT-JJ