Kamis, 23 Desember 2010

Kebingungan

Hari sabtu aku tidak masuk sekolah karena sakit, padahal hari itu adalah ujian. Tapi senin aku mulai masuk. Aku bingung, bagaimana nanti jika aku ulangan bersama anak kelas E. Ini karena orang yang menyusun no ujian salah. Harusnya aku adalah kelas G tapi aku ditulis kelas E. Hari Minggunya aku bingung, bagaimana besok jika aku tidak bisa mencontek. Dan pada hari Senin memang benar, aku tidak mencontek. Tapi pada hari kedua, yaitu Bahasa Inggris. Aku memang sedikit bisa pelajaran bahasa Inggris. Teman di sampingku bertanya jawaban padaku, orang yang di depanku juga. Nah pada saat itulah aku berani meminta jawaban pada mereka. Tapi yang aku tidak sukai yaitu pada akhir-akhir ulangan. Pada saat Seni Budaya. Rasanya mereka sudah tidak mau memberitahuku lagu. Apalagi yang disampingku. Rasanya sedikit sedih. Dan sampai
akhirnya beberapa soal tidak bisa ku jawab. Sialnya kenapa hari itu aku lupa membawa LKS Seni Budaya. Padahal untuk melihat buku saja bisa. Anak-anak lain juga ada yang melihat buku, tapi itu yang duduknya paling belakang.

Yupz setelah ulangan selesai, aku tinggal menunggu panggilan remidi. Ternyata aku remidi Seni Budaya dan Pkn. Tapi aku juga punya tanggungan dengan Matematika dan Elektro, karena pada saat itu aku tidak masuk. Pada saat aku ke kantin sekolah bersama temanku, ada anak yang memberitahuku kalau aku remiidi Seni Budaya, aku langsung kembali, mengambil tasku dan pergi ke kelas 9 D. Di kelasku banyak sekali yang remidi Seni Budaya. Lalu aku diberitahu temanku sekelas kalau aku juga remidi Pkn. Aku tanya dia tahu dari mana. Dia bilang yang dipajang di depan ruang guru. Aku tanya lagi, dimana remidi Pkn, tapi dia tidak tau. Akhirnya aku dan temanku yang beda kelas melihat kesana. Memang tidak ada kelasnya. Disana aku bertemu guruku Matematika, aku bilang jika aku belum mengikuti ulangan. Lalu aku kembali ke kelas. Guru Matematika ku datang. Kalian tau berapa banyak yang remidi?? Hampir semua. Kira-kira hanya enam anak yang tidak remidi. Lebih parah lagi kelas H. Hanya dua anak yang tidak remidi. Salah satunya temanku. Dan kalian tau remidinya harus bagaimana? Mengerjakan soal ulangan yang dulu dengan caranya. Bayangkan, begitu sulitnya. Tapi banyak anak yang mencontek sana-sini, aku pun juga begitu :D. Ditengah-tengah mengerjakan, teman memberi informasi bahwa yang remidi Pkn sekarang juga ke kelas 9 E. Saat itu juga aku langsung menuju kelas E. Tapi aku menitipkan kertas jawaban yang belum aku beri nama pada teman sekelasku. Setelah selesai mengerjakan remidi Pkn, aku kembali ke kelasku. Aku kebingungan, guru Matematika ku datang, keadaan tidak seperti sebelumnya saat aku belum meninggalkan kelas. Aku juga mencari kertas jawabanku yang entah dimana. Tapi ternyata ada di meja guru, temanku yang menunjukkannya padaku. Setelah itu duru Matematika ku beranjak dari kelas. Kami pun melanjutkan aksi mencontek :D. Dan akhirnya selesai juga.

Keesokan harinya semua murid-murid santai menikmati pertandingan futsal di sekolah. Tapi beberapa anak ada yang tidak melihat, termasuk aku. Aku tidak suka futsal, makanya aku tidak melihat. Sampai lupa dengan  Elektro ku. Tapi bel sudah bunyi, jadi aku tidak sempat mencari guru Elektro.

Nah, besoknya lagi masih ada futsal dan juga ditambah band dari sekolahku. Tapi sebelum itu kami berkumpul dulu di lapangan. Lalu guru itu berkata bahwa yang belum ikut ulangan karna sakit, tidak masuk dll, segera menemui guru pengajar bidang studi itu. Guru itu juga mengatakan hal lain. Aku bertanya pada kedua temanku yang setiap hari aku temui. Aku bertanya apakah dia mau menemaniku mencari guru Elektro. Dan kalian tau jawabannya? InsyaAllah, itulah jawabannya. Aku tidak berani mencari guru Elektro sendirian. Jahat sekali mereka. Tapi ada satu temanku dari kelas lain juga yang aku minta untuk menemani. Dan dia mau! Bersama satu temanku juga. Aku senang sekali. Kami bersama-sama mencari guru Elektro, tapi tidak ketemu-ketemu. Aku pasrah jika memang aku tidak mendapat nilai untuk pelajaran Elektro. Pelajarannya menurutku tidak terlalu penting sih. Dan lagipula ini masih semester satu.

Sekarang ini sedang pengambilan raport. Aku deg-degan. Bagaimana ya nilaiku? Pasti jelek, habisnya mencari guru Elektro juga susah sekali sih. Sudahlah sekarang saatnya tenang. Tidak usah dipikirkan, nanti malah menjadi beban pikiran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JJ-PLEASE LEAVE A COMMENT-JJ